Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2008

Demokrasi, baik atau buruk???

Ketika kita melihat sesuatu yang dapat dilihat oleh indera mata kita, maka sesuatu itu bisa menjadi fakta. Ketika fakta telah dapat kita ketahui, maka fakta tersebut akan masuk ke dalam otak kita,. Ketika fakta telah masuk ke dalam otak kita, maka emosi entah itu positif atau negative akan timbul. Ketika emosi telah timbul, maka tubuh akan bergerak menanggapi reaksi dari emosi tersebut. Begitulah analogi kita dalam bertindak atau bersikap terhadap sesuatu.

Sesuatu itu bisa berupa buah pemikiran dan/atau buah tindakan. Buah pikiran contohnya adalah ketika kita menemui atau melihat pemikiran yang kita anggap salah, misal “pemikiran Islam Liberal”, maka bagi orang-orang yang berada dalam ManhaJ Ahlus Sunnah, mereka akan gerah dan tidak jarang yang melakukan tindakan reaktif. Buah tindakan contohnya adalah ketika pemerintah menaikan harga BBM. Langsung dari segenap penjuru bangsa Indonesia, timbul gemuruh suara penolakan kenaikan harga BBM, bahkan ada yang sampai bertindak membakar mobil-mobil pengangkut BBM. Itulah dari sini, bagi orang-orang yang memiliki peran dan pengaruh penting di masyarakat harus hati-hati dalam memproduksi buah pemikiran dan kebijakan(tindakan).

Sekarang mari kita melihat salah satu dari buah pemikiran. Dimana buah pemikiran ini muncul dari peradaban Yahudi dan buah pemikiran ini telah tersebar bahkan terimplementasikan di seluruh dunia. Banyak orang-rang yang mengagung-agungkan buah pemikiran ini. Buah pemikiran tersebut adalah “Demokrasi”.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Puluhan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia pada hari Selasa, (28/10) berkumpul di Bundaran UGM mendeklarasikan “Sumpah Mahasiswa Indonesia” yang bertepatan dengan momentum peringatan 80 tahun Sumpah Pemuda.

Dalam deklarasi sumpah mahasiswa indonesia yang dibacakan oleh Presiden Mahasiswa UGM, Budiyanto, menegaskan bahwa mahasiswa akan terus berjuang dan berkarya untuk menggapai Indonmesia yang berdaulat dan sejahtera.

“Kami Putra dan Putri Indonesia, Bersumpah untuk terus berjuang dan berkarya dengan segala daya demi terciptanya Indonesia berdaulat dan sejahtera sebagai bakti kami pada negeri,” ucap Budiyanto dalam membacakan sumpah mahasiswa indonesia yang diikuti oleh seluruh mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI).

Pembacaan Deklarasi Sumpah Mahasiswa Indonesia ini sebagai puncak dari acara Konferensi Mahasiswa Indonesia (KMI) yang berlangsung antara 23 hingga 28 Oktober di Bulak Sumur UGM yang diinisiasi oleh BEM KM UGM. Dalam acara ini, mahasiswa membahas berbagai bidang kehidupan yang menjadi persoalan kebangsaan. Curah gagasan ini kemudian dikonstruksi dan dimanifestasikan dalam bentuk sumpah mahasiswa Indonesia.

Aksi deklarasi yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini diisi dengan penyampaian orasi dari perwakilan BEM yang berasala dari beberapa perguruan tinggi. Saat pembacaan deklarasi, seluruh mahasiswa saling menggandengkan tangan serta mengepalkan tangan ke atas sebagai bentuk jalinan kebersamaan untuk terus berjuang, berkontribusi dan berperan aktif untuk meneruskan estafet perjuangan bangsa mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan bangsa.

Dijelaskan oleh Budiyanto, Sumpah Mahasiswa ini merupakan sebuah komitmen mahasiswa untuk memberikan kontribusi maksimal dalam melanjutkan estafet perjuangan. Menurut pandangannya, kemandegan pembangunan yang mensejahterakan rakyat saat ini harus dijawab dengan aksi-aksi nyata dan kontrukstif demi menyelamatkan bangsa di masa depan.(HUMAS BEM UGM)

Read Full Post »