Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2008

Tanggal 14 Oktober lalu saya mendapatkan informasi dari Humas UGM terkait dengan hasil World universities Rangkings versi THES-QS untuk periode tahun 2008 ini. Hasilnya bisa dikatakan baik, tetapi akan lebih sesuai jika dikatakan biasa-biasa saja.

Pada tahun 2006 lalu, ada tiga Universitas di Indonesia yang mampu menembus TOP 300 World Universities, yaitu UI, ITB, dan UGM. Tahun 2007, terjadi penurunan mutu pendidikan di Indonesia yang ditunjukan oleh tiga Universitas tadi yang semuanya tidak ada yang menembus TOP 300 alias hanya masuk di TOP 400. Dan pada tahun 2008 ini, kita tidak bisa menembus prestasi pada tahun 2006 karena hanya ada satu universitas yang mampu menembus TOP 300, dan hanya 2 Universitas yang mampu menembus TOP 400. Belum bisa dikatakan membanggakan hasil tahun ini karena di atas kita ada 2 Universitas dari Singapore, 2 Universitas dari Thailand, 2 Universitas dari Malaysia, dan satu Universitas dari Filiphina yang masih di atas Unversitas-Universitas kita

Inilah peringkat tiga Universitas papan atas negeri kita tahun 2008 ini yang saya dapatkan dari website THES-QS : http://topuniversities.com :

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Sungguh ironis tradisi ucapan yang mengungkapakan maksud permohonan maaf pada saat Hari Raya Idul Fitri pada kaum Muslimin dan Muslimat Indonesia. Saya yakin,mayoritas masyarakat Indonesia mengucapkan permohonan maaf dengan kalimat” Minal Aidin Wal Faidzin-Mohon maaf lahir dan batin.” Terlepas, entah tahu atau tidak makna kalimat Minal Aidzin wal faidzin yang sebenarnya, saya yakin mayoritas umat Muslim di Indonesia ini memaknai Minal Aidzin wal Faidzin dengan arti Mohon maaf lahir dan Batin. Padahal sesungguhnya jika kita lihat arti sebenarnya dari terjemahan bahasa arab akan makna Minal Aidzin wal faidzin, maka kita akan mengtahui bahwasanya artinya bukan “Mohon maaf lahir dan batin.”

Tapi tidak apa-apa jika seseorang masih belum merngetahui. Karena, hukumnya bagi yang belum mengetahui adalah tidak berdosa. Saya yang menulis tulisan ini saja baru menyadari itu ketika menginjak masa mahasiswa ini dari guru ngaji saya.hehehe…

Jika kita sudah mengetahui makna yang sebenarnya,maka wajib bagi kita untuk tidak mengucapkannya lagi sebagai niatan ingin menyampaikan permohonan maaf. Dan sudah menjadi kewajiban pula bagi kita untuk memeberikan ilmu ini kepada masyarakat mulai dari kerabat dekat,keluarga ,sahabat, hingga masyarakat luas, jika kita sudah tahu makna benarnya. Mungkin bisa menggunakan media Blog ini.

Di bawah ini adalah penjelasan saya terkait dengan makna “Minal Aidzin wal Faidzin” dan tradisi maaf-maafan di Hari Raya Idul Fitri. Semoga bermanfaat, :
(lebih…)

Read Full Post »

Bulan Ramadhan telah beakhir. Suasana putih pun terasa ketika gema takbiran mulai dikumandangkan di berbagai masjid. Di satu sisi, kita merasa sedih karena telah berakhirnya bulan paling mulia Ramadhan ini, di satu sisi kita juga merasa senang karena telah menjumpai hari yang disebut hari kemenanngan.

Ritualitas salam-salaman untuk saling bermaaf-maafan menghiasi hari yang Fitri ini sehingga terkesan hari ini adalah hari permaafan, hari dimana segala kesalahan kita dimaafkan oleh orang lain, dan kesalahan orang lain dimaafkan oleh kita. Sungguh indah hari ini. Rasa syukur pantas kita panjatkan kepada Allah Swt karena atas limpahan rahmatnya kita masih diberi kesempatan bernafas di hari yang suci ini untuk menikmati hari raya Idhul Fitri. Semoga, tahun depan, kita masih dieri kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan dan bisa merayakan hari Raya Idhul Fitri seperti sekarang ini dengan peningkatan iman dan taqwa.

(lebih…)

Read Full Post »